PLTA
Setiap pabrik peleburan di dunia ini pasti memiliki sumber listrik sendiri dan begitu juga PT Inalum. PT Inalum memiliki PLTA yang terletak di sepanjang Sungai Asahan, satu-satunya sungai yang mengalirkan air danau Toba ke selat Malaka.
PT INALUM memiliki 3 bendungan. Yang pertama adalah bendungan pengatur di Siruar, sekitar 14,5 KM dari danau Toba. Bendungan ini berfungsi untuk mengatur kestabilan air keluar dari danau Toba ke Sungai Asahan dan untuk mensuplai air ke stasiun pembangkit listrik secara konstan. Yang kedua adalah bendungan Penadah air Siguragura di Simorea, 9 km dari Bendungan Pengatur. bendungan ini berfungsi sebagai sumber air yang stabil untuk stasiun pembangkit listrik Siguragura. Pembangkit listrik Siguragura terletak 200 m di bawah permukaan tanah dengan 4 unit generator, dengan total kapasitas 286 MW .
Bendungan ketiga adalah Bendungan Tangga , 4 KM di bawah stasiun pembangkit Siguragura. Bendungan ini berfungsi untuk memanfaatkan kembali air dari stasiun pembangkit Siguragura dan menyuplai air ke stasiun pembangkit Tangga. Stasiun pembangkit listrik Tangga memiliki 4 unit generator dengan total kapasitas 317 MW.
Tenaga listrik yang dihasilkan kemudian disalurkan melalui 271 buah jaringan transmisi sepanjang 120 KM ke gardu induk Kuala Tanjung.



