CDM (Clean Development Mechanism)

Created. Mon, 15 Dec 2014 16:23:49
Comment(s). 0

PT INALUM (Persero) adalah salah satu pabrik peleburan yang berwawasan lingkungan melanjutkan komitmennya untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

  1. CDM (Clean Development Mechanism) atau MPB (Mekanisme Pembangunan Bersih) sebagai salah satu mekanisme untuk menurunkan emisi GRK.

    1. Di dalam Protocol Kyoto (1997), terdapat suatu komitmen dari negara-negara maju untuk menurunkan emisi GRK paling sedikit 5% dari kondisi 1990 yang akan dilaksanakan selama periode 2008 - 2012. Hal ini dikarenakan, kenaikan emisi GRK dapat menyebabkan perubahan iklim global.

    2. CDM adalah salah satu mekanisme untuk menurunkan emisi GRK yang melibatkan baik negara maju maupun berkembang dan PT. INALUM (Persero) sebagai salah satu industri di negara berkembang (Indonesia) yang secara suka rela terlibat dalam implementasi CDM.

  2. Inisiatif Industri Peleburan Aluminium Dalam Menurunkan Emisi GRK
    Terdapat suatu inisiatif yang mendunia di dalam industri peleburan aluminium untuk menurunkan GRK khususnya PFC (Perflourocarbon). Berdasarkan "IAI Sustanability Report" tahun 2006, emisi PFC dari industri aluminium global telah diturunkan sebesar 76% per ton aluminium yang diproduksi antara tahun 1990 sampai dengan 2005.

  3. Potensi Penurunan Emisi PFC di PT INALUM (Persero)

    1. Pada saat ini, PT INALUM (Persero) memproduksi kira-kira 250.000 ton aluminium per tahun.

    2. Aktivitas potensial dalam menurunkan emisi PFC adalah dengan mengurangi Anode Effect (AE). Untuk melaksanakan hal ini, PT INALUM (Persero) telah memperbaharui System Control operasi yang mampu mengurangi Frekuensi AE, durasi dan over voltage.

    3. AE adalah suatu kondisi dimana tegangan dalam tungku reduksi mendadak meningkat ketika level alumina yang terlarut dalam tungku peleburan jauh dbawah normal (≤1%).

    4. PT INALUM (Persero) telah melakukan kesepakatan dengan konsultan, yaituSouth Pole Ltd, Switzerland yang bekerja sama dengan CER Indonesia untuk membantu mengimplementasikan proyek CDM, yang juga didukung oleh BAPEDALDASU dan Mitra Hijau.

    5. Melalui CDM, sebagian dari penurunan emisi GRK potensial dapat diklaim sebagai CER (Certified Emission Reduction).

  4. Aspek Pembangunan Berkelanjutan
    Proyek CDM PT INALUM (Persero) memenuhi semua kriteria dan indikator pembangunan berkelanjutan, yaitu:

    1. Aspek Keberlanjutan Lingkungan

      1. Kegiatan proyek berupa penggantian sistem kontrol operasi (software dan hardware komputer) sehingga tidak akan ada kontak langsung dengan alam sekitar. Oleh karena itu dapat dipastikan proyek ini tidak akan menimbulkan gangguan dengan keanekaragaman hayati.

      2. Dengan mengurangi emisi PFC melalui penurunan AE akan memberikan dampak positif dimana udara di lingkungan maupun di lokasi kerja akan semakin baik.

      3. PT INALUM (Persero) telah menerapkan Sistem Manajemen K3 yang dipersyaratkan dalam peraturan pemerintah dan telah mendapatkan 2 kali bendera Emas.

    2. Aspek Keberlanjutan Ekonomi

      1. Tidak akan terjadi penurunan pendapatan dan kualitas pelayanan umum untuk masyarakat setempat bila proyek ini dijalankan.

      2. Tidak ada indikasi akan terjadinya pemutusan hubungan kerja dari perusahaan yang diakibatkan oleh proyek ini.

    3. Aspek Keberlanjutan Sosial

      1. Telah dilakukan kegiatan konsultasi masyarakat pada tanggal 15 Januari 2008 di Kantor bapedalda prov. Sumatera Utara dan dihadiri oleh 29 orang yang mencakup perwakilan masyarakat sekitar lokasi pabrik peleburan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Tenaga Kerja prov. Sumatera Utara, Bapedalda prov. Sumatera Utara, perwakilan dari Universitas Sumatera Utara dan perwakilan dari LSM. Pada acara ini, pihak pengembang proyek memaparkan mengenai rencana kegiatan. Dari hasil acara tersebut, tidak ada komentar negatif dari masyarakat terhadap proyek ini.

      2. Pada dasarnya, para pemangku amanah yang hadir mendukung kegiatan pengurangan emisi PFC yang dilakukan oleh PT INALUM (Persero) dengan harapan kegiatan ini akan dapat mendukung upaya peningkatan kualitas lingkungan di prov. Sumatera Utara serta menarik lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan mitigasi perubahan iklim seperti CDM.

    4. Aspek Keberlanjutan Teknologi

      1. Teknologi yang digunakan adalah teknologi mutahir yang telah diaplikasikan di beberapa pabrik peleburan aluminium di dunia.

      2. Penyedia sistem yang digunakan pada proyek ini merupakan pihak asing, namun dalam instalasinya dilakukan bersama-sama dengan karyawan PT INALUM (persero) Di samping itu, mengenai aspek pemeliharaan dan operasional termasuk pengembangannya telah dilakukan training khusus baik di tempat penyedia maupun di lokasi proyek. Source Code serta algoritma dari sistem ini juga sudah diserahkan kepada pihak PT INALUM (Persero) untuk bisa dikembangkan lebih lanjut.

  • Kantor Pusat, Pabrik Peleburan
    Kuala Tanjung. Kec. Sei Suka 21257
    Kab. Batu Bara Sumut, Indonesia
    P.O. BOX 1 Kuala Tanjung.
    Telp: (+62622) 31311.
    Fax: (+62622) 31001.
  • PLTA
    Paritohan. Kec. Pintu Pohan Meranti 22384, Kab. Toba Samosir, Sumut, Indonesia
    P.O. BOX 1 Porsea.
    Telp: (+62622) 31331.
    Fax (+62622)31332.
  • Kantor Perwakilan, Jakarta
    Gedung ENERGY Lt.19 SCBD
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
    Telp. (021) 27517566 (hunting)
    Fax. (021) 27518005; (021) 27081190
  • Kantor Penghubung, Medan
    Jl. R.A Kartini 21, Medan 20152, Sumatera Utara.
    P.O.BOX 1200 Medan.
    Telp: (+6261) 4556946
    Fax(+6261) 4537885
Load time : 1 Sec(s)