3 Berita Di Tanah Air Yang Sempat Viral

3 Berita Di Tanah Air Yang Sempat ViralSelama beberapa hari belakangan ini di Indonesia khususnya terdapat beberapa peristiwa yang sempat viral mulai dari kementerian informasi dan komunikasi memblokir sebuah situs layanan keuangan Paypal hingga BRI mendapatkan sebuah penghargaan. Untuk lebih jelasnya langsung saja baca artikel di bawah ini.

1. Kominfo Kembali Memblokir Sebuah Situs Paypal

Setelah sebelumnya sempat menjadi sasaran amuk massa dikarenakan membuat peraturan penyelenggaraan sistem elektronik (PSE) untuk media sosial berupa WhatsApp, Instagram dan Twitter. Kini tagar blokir Kominfo kembali menjadi trending topic. Hal itu merupakan bentuk ungkapan kemarahan dari masyarakat Indonesia karena kesulitan dalam mengakses beberapa situs dan platform penting di internet.

Di mana situs yang dimaksud itu yaitu Paypal. Paypal sendiri merupakan sebuah layanan keuangan digital yang terbukti bisa mempermudah para penggunanya untuk melakukan transaksi jual beli secara online. Layanan keuangan itu saat ini bisa dibilang sangatlah krusial. Hal itu dikarenakan akunnya bisa menjangkau hingga pasar yang berada di luar negeri. Seperti untuk jual beli barang, pengiriman gaji antar negara, membayar gaji pekerja remote masih banyak lagi. Bahkan saking populernya Paypal hingga saat ini telah diunduh lebih dari 179 juta pengguna aktif dengan jangkauan sekitar 200 pasar dan 100 macam mata uang di seluruh belahan dunia.

Bukan hanya Paypal saja kementerian informasi komunikasi juga memblokir beberapa layanan olahraga elektronik seperti Epic dan Steam. Akibat pemblokiran itu membuat para pengguna yang ada di dalam negeri tidak bisa lagi untuk melakukan transaksi. Tentunya hal itu sangat merugikan pasalnya saat ini banyak pengusaha yang bekerja sama dengan pihak luar negeri.

3 Berita Di Tanah Air Yang Sempat Viral

2. Hewan Ternak Yang Terpapar Penyakit Mulut Dan Kuku Di Kabupaten Sleman Mencapai 6000 Ekor

Kian hari jumlah kasus penyakit mulut dan kuku untuk hewan ternak yang ada di Kabupaten Sleman terus mengalami peningkatan. Terhitung per 25 Juli jumlah kasus mencapai 5.592. Sedangkan untuk hewan ternak yang masih sakit yakin sebanyak 4.019. Menurut Kepala dinas pertanian pangan dan perikanan Kabupaten Sleman menyebutkan bahwa sebanyak 1352 hewan ternak yang ada di wilayah tersebut dinyatakan sudah sembuh dari PMK.

Selain itu ada juga hewan ternak yang mati dan dipaksa untuk dipotong agar tidak menulari ke lainnya. Adapun jumlah hewan ternak yang mati sekitar 167, Sedangkan jumlah yang dipotong paksa yakin sebanyak 54 ekor. Namun tidak hanya itu saja masih ada sekitar 5566 suspek hewan ternak yang terkena PMK. Menurut Suparmono selaku kepala dinas pertanian pangan dan perikanan Kabupaten Sleman mengatakan hingga 28 Juli jumlahnya terus mengalami penambahan. Meskipun begitu beliau belum dapat memperkirakan berapa jumlahnya. Pasalnya penambahan kasus dan kematian tidak bisa dipastikan ujarnya.

Untuk mencegah agar angka kematian tidak terus mengalami peningkatan kini dinas pertanian pangan dan perikanan Kabupaten Sleman terus melakukan vaksinasi. Di mana vaksinasi pertama sebanyak 3.100 dosis telah diberikan kepada seluruh hewan ternak yang ada di wilayah tersebut.

Penyuntikan vaksinasi pertama itu dilakukan pada tanggal 25 Juni dan berhasil menjangkau sekitar 100 ekor hewan ternak. Setelah itu dilanjutkan pada akhir bulan Juli yaitu tanggal 28 hingga 30 untuk menyelesaikan 3 ribu dosis vaksin. Sedangkan vaksinasi tahap kedua telah dilakukan sebanyak 800 dosis. Di mana dosis kedua ini merupakan hasil pembagian pemerintah DIY yang berasal dari CRS. Menurut Suparmono vaksinasi tahap kedua ini diutamakan bagi wilayah-wilayah yang berada di zona hijau baik kandang kelompok maupun milik individu. Penyuntikan yang telah dilakukan pada tanggal 26 Juli kemarin diperuntukkan bagi ternak kandang milik individu yang lokasinya berada di Prambanan sebanyak 150 dosis. Sedangkan untuk kandang-kandang di kecamatan Berbah sebanyak 150 dosis, Depok 100 dosis dan Cangkringan sekitar 50 dosis.

3. BRI Kembali Mendapatkan Penghargaan

Belum lama ini salah satu keuangan di Indonesia kembali mendapatkan penghargaan Best Company To Work For In Asia 2022 pada ajang HR Asia Award 2022. Dengan keberhasilan ini nantinya akan menjadikan kali kedua bagi BRI untuk lebih fokus lagi dalam mengembangkan segmen UMKM di Indonesia. Tidak hanya menjadi perusahaan terbaik dalam bekerja BRI juga mendapatkan predikat sebagai Most Caring Companies pada ajang WE CARE.

Perlu diketahui bahwa HR Asia sendiri termasuk salah satu lembaga media publikasi internasional yang diperuntukkan bagi para profesional di bidang Human Resources. HR Asia akan menunjukkan apresiasinya untuk perusahaan-perusahaan di Asia yang mempunyai kinerja baik pada bidang sumber daya manusia. Hal itu terbukti dari tingkat karyawan yang sangat tinggi, mempunyai kebudayaan tempat kerja unggul dan perhatian tulus terhadap karyawannya.

Menurut direktur Bank BRI Agus Wardono mengatakan bahwa penghargaan itu menjadi bukti nyata dari komitmen BRI untuk menyatakan Home To The Best Talent. Selain itu menurutnya BRI akan terus mengembangkan berbagai wadah untuk para karyawannya dalam belajar, tumbuh dan berkontribusi. Hal itu sengaja dilakukan untuk mempersiapkan talenta terbaik menjadi seorang profesionalisme yang kompeten, beradaptasi dengan perbuatan dan tangguh.

Tidak hanya itu saja peluang dan jenjang karir juga akan terbuka luas untuk seluruh insan BRILiaN dengan menunjukkan strong performance. Tentunya penghargaan yang didapatkan oleh BRI itu sejalan dengan tujuannya yaitu untuk mencapai aspirasi BRI sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia.

Itu tadi beberapa berita yang sempat viral tanah air akhir-akhir ini dan menjadi bahan perbincangan masyarakat luas.